Umi sayang
Kututurkan seluruh baktiku
Kupatuhi semua perintahmu
Kutinggalkan semua laranganmu
Teruntukmu, Umi
Umi sayang
Kini putri kesayanganmu telah beranjak dewasa
Kesayanganmu yang kau timang, peluk, dan cium
Lihat aku, Umi
Aku telah berdiri berjajar di sampingmu
Anai-anai pun tersenyum
Melihat kemesraan kita berdua
Ia rindu akan kasih induknya
Yang lama dinanti tak kunjung datang
Umi, izinkan aku
Tidur di pangkuanmu
Mencium pipimu yang kemerah-merahan
Walau kini aku bukan anak kecil lagi
Izinkan aku untuk mengucapkan "Selamat Hari Ibu"
Izinkan aku untuk berterimakasih walau ku tahu
Ucapanku takkan mampu
Untuk membalas semua jasa yang kau beri selama ini
Ku pandang wajahmu, Umi
Kini kau berbeda
Wajah yang ku lihat di album pekan kemarin
Dengan wajahmu yang kulihat sekarang
Sungguh berbeda
Wajah yang kuning langsat, kini menjadi coklat
Karna sinar mentari yang memayungimu tiap waktu
Tubuh yang kuat kini menjadi ringkih
Karna beban hidup yang kau bawa tiap waktu
Dapur, sumur, kasur
Tempat singgahmu tiap waktu
Rela menyerahkan tiap waktumu demi putrimu ini
Wahai, Umi
Tiap malam kau bersinggah
Dari tempat tidurmu
Untuk berdiri menghadap-Nya
Kau doakan aku di waktu istijabah
Tidak pernah kau lalai untuk mendoakanku
Allahu Rohman
Begitu Maha Kasihnya Engkau telah menganugerahkanku
Seorang malaikat tanpa sayap di kehidupanku
Yang selalu menemaniku setiap waktu
Melindungiku di tiap-tiap sela nafasnya
Allahu Rohim
Kasihanilah dan sayangilah umi
Sebagaimana beliau menyayangiku di waktu kecil
Jadikanlah tiap tetesan keringatnya adalah sebuah pahala baginya
Jadikanlah tiap tangisan yang menetes tiap mendoakanku
Adalah sebuah amalan baginya
Allahu Ghoffar
Lindungilah umi dimanapun beliau berada
Ampunilah dosa-dosanya
Pertemukanlah kami hingga waktunya kelak
Di jannahMu, Ya Allah
Aamiin
-YHM-

